http://www.youtube.com/watch?v=6g6g2mvItp4
i love this song !!
really really describe how it feels.
i just love it..
you know, when we are in misery our heart will beat faster than before..
and there are many things that can make us got in misery..
you know, like friendship, love, family, school or else.
misery..i hope nobody live in misery tonite.
by the way..
ijust spent my holiday at my hometown.
i met them.my friend.
it's awkward when i first seee them..
but you know, i really really have fun with them..
we laugh, we have fun..
i like them very much..
i hope i get one of them at college...
you know, have friends like them is a gift for me..
God, please bless them and always cover them from the bad things.Amen..
Jumat, 07 Januari 2011
Senin, 03 Januari 2011
nostalgia
nostalgia..
menganang masa lalu..
menurutku hal ini lebih baik dilakukan sendiri..
lebih asiik dibandingkan bersama orang lain..
tadi sore saya pergi ke dokter gigi untuk mencabut gigi yang patah..
dalam perjalanan pulang, saya melihat toko alat tulis dan inventory kantor yang dulu sering saya datangi bersama papa..
biasanya saya selalu meminta dibelikan pulpen atau pensilyang memiliki warna yang mencolok.
padahal saya sudah mempunyai cukup banyak koleksi pulpen dan pensil yang tidak digunakan..
saya jadi teringat akan dosa saya kepada papa berkaitan dengan pulpen..
dulu, papa membeli sebuah pulpen yang jika ingin digunakan kita harus memutar batangnya terlebih dahulu..
bukan dengan membuka tutupnya atau memencet bagian atas pulpen..
bagi saya itu adalah pulpen terkeren satu dunia..
sayapun mengambilnya diam diam dari lemari dan membawanya ke sekolah,.
tapi malang tak dapat di tolak, untung tak dapat diraih..
pulpen itu rusak..
saya sangat takut untuk mengatakan yang sebenarnya, jadi saya kembalikan pulpen itu ke tempatnya tanpa ada yang tau kalau saya pernah mengambil pulpen tersebut..
sewaktu saya ikut papa mengisi bensin di pom bensiin, saya melihat pulpen yang sangat mirip dengan milik papa..
saya berniat untuk mengambilnya dan menjadikannya pengganti pulpen papa..
tapi malang tak dapat di tolak, untung tak dapat di raih..
pulpen tersebut digunakan oleh si empunya dan di letakkan di tempat yang tinggi..
dan saya terlallu pendek untuk meraihnya..
nasib oh nasib..
maafkan saya, papa..
nanti jika saya sudah bekerja, saya akan mengganti pulpen tersebut..
menganang masa lalu..
menurutku hal ini lebih baik dilakukan sendiri..
lebih asiik dibandingkan bersama orang lain..
tadi sore saya pergi ke dokter gigi untuk mencabut gigi yang patah..
dalam perjalanan pulang, saya melihat toko alat tulis dan inventory kantor yang dulu sering saya datangi bersama papa..
biasanya saya selalu meminta dibelikan pulpen atau pensilyang memiliki warna yang mencolok.
padahal saya sudah mempunyai cukup banyak koleksi pulpen dan pensil yang tidak digunakan..
saya jadi teringat akan dosa saya kepada papa berkaitan dengan pulpen..
dulu, papa membeli sebuah pulpen yang jika ingin digunakan kita harus memutar batangnya terlebih dahulu..
bukan dengan membuka tutupnya atau memencet bagian atas pulpen..
bagi saya itu adalah pulpen terkeren satu dunia..
sayapun mengambilnya diam diam dari lemari dan membawanya ke sekolah,.
tapi malang tak dapat di tolak, untung tak dapat diraih..
pulpen itu rusak..
saya sangat takut untuk mengatakan yang sebenarnya, jadi saya kembalikan pulpen itu ke tempatnya tanpa ada yang tau kalau saya pernah mengambil pulpen tersebut..
sewaktu saya ikut papa mengisi bensin di pom bensiin, saya melihat pulpen yang sangat mirip dengan milik papa..
saya berniat untuk mengambilnya dan menjadikannya pengganti pulpen papa..
tapi malang tak dapat di tolak, untung tak dapat di raih..
pulpen tersebut digunakan oleh si empunya dan di letakkan di tempat yang tinggi..
dan saya terlallu pendek untuk meraihnya..
nasib oh nasib..
maafkan saya, papa..
nanti jika saya sudah bekerja, saya akan mengganti pulpen tersebut..
Langganan:
Komentar (Atom)